Mila bisa dengan jelas memahami apa yang coba dikatakan Jessica padanya
sekarang.
Jessica juga memberinya petunjuk yang sangat jelas.
Mila tidak bisa menahan perasaan bahwa hatinya benar-benar sangat
kesakitan saat ini.
Dia awalnya berpikir bahwa segala sesuatunya akan sangat sederhana dan
bahwa dia akhirnya akan menikah dengan Gerald dan bahwa mereka akan
dapat menghabiskan sisa hidup mereka bersama saat itu.
Namun, melihat keadaannya, sepertinya ini benar-benar mustahil.
Gerald tidak menceritakan semuanya padanya di masa lalu. Karena itu, Mila
hanya berpikir bahwa dia hanyalah orang yang sangat kaya dan
berpengaruh di Mayberry City.
Tetapi bagaimana mungkin orang biasa mengetahui sesuatu tentang
identitas dan latar belakangnya yang sebenarnya?
"Jadi, Mila, aku harap kamu akan memikirkan masalah ini ketika kamu
kembali. Anda harus memikirkan bagaimana Anda akan melanjutkan
hubungan Anda dengan Gerald dan arah mana yang ingin Anda ambil dalam
hubungan ini."
Jessica menepuk pundak Mila sebelum berkata, "Kamu bisa tinggal di pulau
ini malam ini. Aku akan membawa seseorang untuk mengirimmu pulang
besok. Selain itu, Anda dapat datang ke Pulau Tiescol saya kapan pun Anda
mau. Namun, Mila, ada sesuatu yang harus kamu janjikan padaku. Ini
tentang hal yang telah saya sebutkan kepada Anda sebelumnya. Saya harap
Anda tidak akan memberi tahu Gerald bahwa kami berdua telah bertemu
satu sama lain hari ini! "
Mila secara alami mengangguk sebagai jawaban.
Terlihat jelas bahwa Jessica sebenarnya sangat menyukai Mila. Namun,
Jessica juga tidak berdaya dalam hal-hal tertentu. Hasil akhir yang spesifik
akan sepenuhnya bergantung pada reaksi dan keputusan Mila dan Gerald.
Jessica hanya memberi tahu mereka tentang masalah ini sebelumnya
karena dia mencintai dan peduli pada mereka.
Malam itu, Mila sama sekali tidak bisa tidur.
Dia telah berpikir untuk menelepon Gerald beberapa kali. Namun, dia tidak
bisa tidak memikirkan fakta bahwa Gerald selalu membantunya sejak awal.
Lagi pula, dari awal hingga akhir, dia sama sekali tidak bisa melakukan apa
pun untuk Gerald. Sebaliknya, Gerald adalah orang yang telah melakukan
segalanya untuknya selama ini!
Itu adalah kasus yang sama sekarang. Mila membutuhkan bantuan Jessica
bahkan ketika dia berada di Hong Kong. Kalau tidak, dia bahkan tidak akan
mampu menghadapi seseorang seperti Hallie sendirian.
Jika dia benar-benar ingin bersama dengan Gerald dan menghabiskan sisa
hidupnya bersamanya, maka dia harus belajar bagaimana menjadi mandiri.
Dengan begitu, dia akan dapat berbagi kekhawatiran Gerald dan
membantunya di masa depan alih-alih menambah bebannya.
Mila hanya bisa diam-diam mengingatkan dirinya sendiri ...
Pada saat yang sama, Gerald baru saja naik ke tempat tidurnya.
Dia mengambil ponselnya dan dia akan menelepon Mila, karena sudah
menjadi kebiasaannya untuk melakukannya.
Keduanya belum saling menghubungi selama dua hingga tiga hari sekarang.
Dia akan berbohong jika dia mengatakan bahwa dia tidak merindukannya
sama sekali.
Namun, setelah memikirkannya, Gerald memutuskan untuk melupakannya.
Toh, Mila mungkin masih marah. Dia hanya akan menjelaskan banyak hal
kepadanya secara langsung ketika dia menuju ke Hong Kong dalam
beberapa hari.
Dia juga akan tinggal bersama Mila di Hong Kong selama beberapa hari.
Namun, Gerald tetap berinisiatif mengirim SMS ke Mila untuk menyuruhnya
istirahat lebih awal dan lain sebagainya.
Ugh!
Masalahnya sudah diselesaikan dan Gerald akan masuk ke Universitas
Salford besok sebagai mahasiswa pindahan. Dia kemudian akan
menggunakan identitasnya sebagai murid pindahan untuk mencari tahu
lebih banyak informasi tentang gadis itu.
Universitas juga menaruh banyak perhatian pada masalah ini setelah
mengetahui tentang identitas Gerald. Tentu saja, Gerald mengatakan
kepada universitas untuk menjaga profil rendah dan dia tidak ingin
universitas mempublikasikan masalah ini. Lagipula, dia bukan murid
pindahan.
Sedangkan untuk kelasnya? Gerald ditugaskan ke kelas yang sama dengan
Marven.
Marven adalah putra pemandu wisata ilegal. Dia adalah seorang pemuda
yang gemuk dan cerdas.
Gerald membuat janji dengan Marven pagi-pagi keesokan harinya dan
mereka pergi bersama.
"Hei! Tuan muda, ini adalah universitas kami! Biarkan saya menunjukkan
kepada Anda di sekitar universitas kami hari ini!
"Saya bukan tuan muda. Kamu bisa memanggilku Gerald..." Gerald
menjawab dengan senyum masam di wajahnya.
"Baiklah, Tuan Muda Gerald!"
Gerald terdiam.
Setelah itu, mereka berdua menuju ke kelas mereka bersama-sama.
Pada saat ini, sudah ada banyak orang di dalam kelas.
Begitu mereka melihat Marven memimpin Gerald ke dalam kelas, semua
orang langsung tahu bahwa ini adalah murid pindahan yang guru sebutkan
akan secara resmi bergabung dengan kelas mereka hari ini.
Guru juga sudah menunggu di dalam kelas sejak pagi.
"Ger...Gerald, tempat dudukmu sudah diatur sebelumnya. Kamu bisa duduk
dulu!" Guru berkata.
---
Setelah membaca detail cerita Novel Lelaki yang Tak Terlihat Kaya Bahasa Indonesia Bab 687, Bagaimana? seru tidak? Selalu ikuti website kami untuk mendapatkan update-update dari Novel dan Bab-Bab terbaru yang pastinya gratis untuk anda baca.
Melalui link website ini, anda juga dapat sharing ke sosial media sesama pecinta novel baik itu keluarga atau teman.
Untuk Bab selanjutnya pada Novel Lelaki yang Tak Terlihat Kaya Bahasa Indonesia, silahkan ikuti petunjuk dibawah. Jika ingin mencari atau membaca judul Novel yang lain dapat anda temukan di aplikasi Novelaku, Innovel dan Noveltoon.
0 comments: